Sukses Digelar, MKI bersama Enlit Asia Hadirkan Ribuan Pelaku Industri Energi di Electricity Connect 2026

Electricity Connect 2026
Electricity Connect

Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) bersama Enlit Asia sukses menggelar Electricity Connect 2026 pada 22–24 September 2026. Gelaran ini diikuti lebih dari 11.000 peserta dan 280+ exhibitor dari 27 negara, yang menghadirkan berbagai inovasi dan solusi sektor energi.

Mengusung tema “Powering Regional Sovereignty, Securing Energy Systems Resilience”, Electricity Connect 2026 menghadirkan enam streams yang membahas Grid Modernisation, Clean & Thermal Generation, Powering Industries & Decarbonisation, Digitalisation & AI, kebutuhan energi data center, hingga pengembangan energi nuklir.

Pembahasan tersebut terangkum dalam lebih dari 70 topik dengan melibatkan 300 pembicara. Agenda juga dilengkapi Knowledge Hub yang menyajikan lebih dari 200 topik untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan dan tantangan sektor energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan ajang ini menjadi wadah kolaborasi untuk mendukung target besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terutama proyek pembangkit listrik 100 Gigawatt (GW) serta percepatan transisi menuju energi bersih.

“Ini adalah forum untuk mempertemukan regulator, pemerintah, akademisi yang membuat hak cipta, dan pelaku usaha. Nah, untuk bisa melakukan ini, maka harus ada kolaborasi antara Pemerintah, akademisi, dan pengusaha. Dan kita mengharapkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan daripada proyek 100 GW maupun 69,5 GW, kita akan memprioritaskan bahan-bahan produksi dari dalam negeri. Sudah barang tentu kalau dalam negerinya tidak cukup kita juga akan membuka peluang untuk melakukan impor. Tapi betul-betul selektif” ujar Bahlil dalam acara Electricity Connect 2026, Selasa (22/9/2026).

Pelaksanaan Electricity Connect 2026 juga menghasilkan sejumlah kerja sama strategis. PLN Group mencatat lima kesepakatan dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun, mencakup energi surya, penyimpanan energi, modernisasi gardu induk, penguatan rantai pasok, hingga layanan pemeliharaan pembangkit.

Baca juga: PLN Gandeng Mitra dalam 5 Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun

Ketua Dewan Pengawas Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) sekaligus Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memaparkan bahwa agenda Electricity Connect 2026 berperan sebagai ekosistem kolaboratif bagi Pemerintah dalam memberi arah kebijakan, PLN dalam menerjemahkan strategi, serta para mitra dan investor menyokong teknologi dan investasi yang menjanjikan.

“Indonesia memiliki sumber daya dan permintaan. Dunia memiliki teknologi, keahlian, dan modal. Forum ini mempertemukan kekuatan itu agar kerja sama langsung menjadi program yang nyata. Hari ini sudah ada wujudnya. Kolaborasi-kolaborasi strategis berhasil disepakati hingga mencapai Rp3,3 triliun,” ujar Darmawan Prasodjo

Dalam kesempatan yang sama, Arsyadany G. Akmalaputri, Ketua Panitia Electricity Connect 2026, mengatakan forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem energi Indonesia dan kawasan ASEAN.

“Melalui Electricity Connect 2026 yang diselenggarakan MKI bersama Enlit Asia, kami menghadirkan platform yang tidak hanya mendukung target transisi energi Indonesia, tetapi juga berkontribusi dalam membangun ekosistem energi ASEAN yang lebih kuat, terhubung, dan tangguh,” ungkap Arsyadany G. Akmalaputri

Selain konferensi dan pameran, Electricity Connect 2026 mencatat tujuh penandatanganan MoU, lebih dari 300 pertemuan one-on-one, serta 13 penghargaan. Pameran juga berlangsung di area seluas 19.440 meter persegi dengan dukungan 54 sponsor dari 52 negara.

Melalui ruang dialog dan pameran inovasi tersebut, gelaran kolaborasi Enlit Asia dan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) ini ditargetkan mampu mempererat kemitraan lintas sektor. Sinergi ini diharapkan dapat mengakselerasi penerapan solusi kelistrikan yang andal, efisien, terjangkau, serta berkelanjutan bagi kawasan Indonesia dan ASEAN.

Electricity Connect

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *