Tangerang – Transformasi digital di sektor ketenagalistrikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan sistem yang lebih efisien dan andal. Di sisi lain, penguatan keandalan sistem, integrasi teknologi digital, serta perlindungan infrastruktur terhadap ancaman siber menjadi tantangan yang perlu diantisipasi. Dalam mewujudkan solusi yang tepat, maka dari itu diperlukan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak.
Menjawab tantangan tersebut, Electricity Connect (EC) 2026 menghadirkan pembahasan khusus mengenai Digitalisasi dan AI dalam rangkaian konferensi yang diselenggarakan oleh Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) bersama Enlit Asia. Forum ini menjadi wadah kolaborasi bagi perusahaan utilitas, operator energi, penyedia teknologi, regulator, serta pemangku kepentingan sektor ketenagalistrikan nasional maupun regional ASEAN untuk berbagi pengalaman, praktik terbaik, dan solusi dalam mempercepat transformasi digital di industri ketenagalistrikan.
Melalui pembahasan Digitalisasi dan AI, peserta akan memperoleh update terkini mengenai pengembangan solusi digital yang dapat diterapkan secara luas, penguatan tata kelola AI dalam operasional, pembangunan fondasi data yang andal, hingga peningkatan keamanan siber guna mendukung sistem ketenagalistrikan yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan.
Topik Digitalisasi dan AI akan menjadi salah satu agenda dalam rangkaian konferensi Electricity Connect (EC) 2026 yang diselenggarakan pada 22-24 September 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, dengan mengangkat tema “Powering Regional Sovereignty, Securing Energy Systems Resilience”.
Baca juga: RI Mulai Jajaki Pembangkit Listrik Berbasis AI
“Electricity Connect 2026 kami hadirkan sebagai wadah kolaborasi bagi pemerintah, pelaku industri, investor, inovator, dan akademisi untuk bersama-sama memperkuat ketahanan sistem energi melalui inovasi dan kerja sama. Kami percaya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun masa depan energi Indonesia yang lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan,” ujar Ketua Panitia Electricity Connect 2026, Arsyadany G. Akmalaputri.
Hingga kini, pembahasan Digitalisasi dan AI pada perhelatan tahunan ini telah mendapat antusiasme dari berbagai pelaku industri ketenagalistrikan, perusahaan teknologi, penyedia solusi digital, akademisi, hingga pemangku kepentingan sektor energi yang menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam EC 2026 yang didukung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN (persero). Pendaftaran sebagai peserta conference maupun pengunjung dapat melalui situs resmi EC 2026 electricityconnect.id.












































































Leave a Reply